Indonesian Premiere
We Could Be Heroes
Kita Mo Jadi Superhero
14 menit | 2024 | Indonesia | Drama, Komedi | Bahasa Melayu Maluku Utara
SINOPSIS
Pora, bocah penuh imajinasi yang bercita-cita jadi pahlawan super, tak sengaja menemukan uang seribu rupiah bergambar Pattimura bercoretan unik di pasar. Awalnya ia ingin membeli gula tare kesukaannya. Namun, ia terkejut saat tahu uang itu milik wanita tunanetra. Demi mengembalikan uang tersebut, Pora terjun ke petualangan seru yang membawanya bertemu berbagai karakter dan tantangan.
JADWAL
KREDIT
| Rumah Produksi | Maraya Story Lab |
| Produser | Nur Rizky Hardy |
| Sutradara | Win Ilyas |
| Penulis Skenario | Win Ilyas, Nur Rizky Hardy |
| Penata Kamera | Fitriansyach Ajhar |
| Penata Artistik | Win Ilyas, Fathur Shady, Nur Rizky Hardy, Rahmatia |
| Penyunting | Fitriansyach Ajhar, Win Ilyas |
| Pemeran Utama | Ali Kumayl Jusuf Amra |
| Filmografi Sutradara | - |
| Penghargaan dan Prestasi | - |
| Kontak | marayastory@gmail.com |
BIOGRAFI SUTRADARA
Win Ilyas
Aswin A. Ilyas (Win Ilyas) adalah penggiat storytelling, komikus, dan sutradara. Pernah menjadi editor naskah komik di Bumilangit Media dan Kisai Entertainment, serta animator di Kampoong Monster. Pada 2023, ia debut sebagai sutradara lewat film Ino To Kodiho (KPK-ACFFEST). Di 2024, ia menggarap film Kita Mo Jadi Superhero bersama MARAYA STORY LAB dan komunitas kreatif Ternate.
