My Own Last Supper
Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang
116 menit | 2026 | Indonesia | Drama | Bahasa Indonesia
SINOPSIS
Seorang duda berusia 76 tahun mengundang anak-anaknya untuk makan malam terakhir. Apa yang dimulai sebagai jamuan keluarga perlahan membuka luka lama, percakapan yang belum tuntas, dan kenangan akan cinta yang tak pernah benar-benar pergi.
JADWAL
KREDIT
| Rumah Produksi | Matta Cinema Production, Ruang Basbeth Bercerita |
| Produser | Nugroho Dewanto, Imran Hasibuan, Lyza Anggraheni |
| Sutradara | ismailBASBETH |
| Penulis Skenario | ismailBASBETH, Wisnu Suryaning Adji |
| Penata Kamera | Satria Kurnianto |
| Penata Artistik | Ong Hari Wahyu |
| Penyunting | Indra W. Kurnia |
| Pemeran Utama | Ferry Salim, Melissa Karim, Nicholas Anderson, Jessy Davita, Verdi Solaiman |
| Filmografi Sutradara |
|
| Penghargaan dan Prestasi |
|
| Kontak | ruangismailbasbeth@gmail.com |
BIOGRAFI SUTRADARA
ismailBASBETH
Ismail Basbeth adalah sutradara ternama asal Indonesia yang berkarya di ranah perfilman arthouse maupun komersial. Pada 2015, filmnya Another Trip to the Moon berkompetisi dalam Tiger Competition di International Film Festival Rotterdam, sementara The Crescent Moon (Mencari Hilal) tayang perdana di Tokyo International Film Festival. Film terbarunya, My Own Last Supper (Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang), terpilih untuk berkompetisi dalam Golden Goblet Main Competition di Shanghai International Film Festival ke-28 (2026).
