Public Presentation: Lembaga Sensor Film Indonesia
Pintu Distribusi: Regulator Film Siap Edar
Program ini menjadi ruang diskusi untuk memberikan panduan komprehensif bagi pembuat film, rumah produksi, dan distributor mengenai prosedur mendapatkan Surat Tanda Lulus Sensor (STLS) dari Lembaga Sensor Film (LSF). Materi yang dibahas mencakup persyaratan administratif, tata cara pengajuan dan pendaftaran karya, proses penayangan untuk tim penyensor, mekanisme rapat, hingga penerbitan STLS dan langkah pasca-penerbitan seperti revisi atau banding. Program ini juga memaparkan daftar dokumen yang diperlukan, tips pengemasan materi inspeksi, serta estimasi durasi setiap tahapan. Tujuannya adalah membekali peserta dengan pemahaman operasional yang jelas agar dapat menyiapkan persyaratan secara efisien dan merencanakan jadwal edar yang realistis.
Jadwal
Minggu, 30 November 2025
09.30 – 11.30 WIB
LPP Convention Hotel
Pembicara:
Tri Widyastuti Setyaningsih, M.Sn
Chairman of Commision
Tri Widyastuti Setyaningsih, lebih dikenal sebagai Wiwid Setya (Wiwid), adalah profesional film Indonesia dengan pengalaman lebih dari 20 tahun sebagai Line Producer dan Associate Producer. Sepanjang kariernya, ia telah berkontribusi pada berbagai film terkenal. Karya-karya pentingnya mencakup Kartini, Habibie & Ainun, Critical Eleven, Opera Jawa, Kapan Kawin?, dan Denias: Senandung di Atas Awan, di antara banyak judul lainnya. Wiwid memiliki latar belakang pendidikan formal yang kuat dari Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Ia meraih gelar Sarjana Seni dari Fakultas Film dan Televisi (FFTV) dan kemudian memperoleh gelar Magister Seni dalam Seni Urban dan Industri Budaya dari Sekolah Pascasarjana IKJ.
Dewi Rahmarini, S.Sos.M.Kom
Head of the Data & information Sub-Commission of LSF
Bagi Dewi Rahmarini atau disapa Dewi, menonton film adalah salah satu aktivitas yang menyenangkan. Karena itu, dengan terpilih menjadi anggota Lembaga Sensor Film (LSF) periode tahun 2024-2028 sebagai wakil pemerintah dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo), tentunya merupakan berkah tersendiri. Lahir di Pematang Siantar, Sumatera Utara pada tahun 1980, Dewi tumbuh besar di Jakarta. Saat ini, Dewi mendapatkan penugasan sebagai Ketua Sub Komisi Data dan Informasi pada Komisi I Bidang Penyensoran, Dialog, Komunikasi dan Data.

