Indonesian Premiere
Emmy
140 minutes | 2026 | Indonesia | Drama | Indonesia
SINOPSIS
Tahun 1945, Belanda disibukkan dengan perlawanan dari Robert Wolter Mongisidi dkk. Kenekadan Bote – nama panggilannya – menarik perhatian seorang perawat di Stella Maris bernama Emmy Saelan. Emmy kemudian bergabung dengan kelompok Bote. Belanda gerah, mereka memerintahkan seorang psikopat bernama Raymond Westerling untuk memburu Bote dan Emmy. Hidup atau mati. Bagaimanakah nasib Bote dan Emmy sesudah mereka sekarang diburu?
JADWAL
KREDIT
| Rumah Produksi | PT. Cakra Film Indonesia |
| Produser | Denny Siregar |
| Sutradara | Emil Heradi |
| Penulis Skenario | Evelyn Afnilia & Emil Heradi |
| Penata Kamera | Sony Seniawan |
| Penata Artistik | - |
| Penyunting | Wawan I. Wibowo |
| Pemeran Utama | Cut Beby Tsabina, Samo Rafael |
| Filmografi Sutradara |
|
| Penghargaan dan Prestasi | - |
| Kontak | cakrafilmindonesia@gmail.com |
BIOGRAFI SUTRADARA
Emil Heradi
Emil Heradi adalah sutradara Indonesia yang dikenal melalui sejumlah film panjang, termasuk karya-karya awalnya, Kita Versus Korupsi dan Sagarmatha. Namanya semakin dikenal luas lewat Night Bus (2017), yang meraih penghargaan Film Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI). Dengan gaya penceritaan visual yang kuat dan kedalaman emosi, ia terus berkarya dalam berbagai genre, mulai dari drama sejarah seperti Kupu-Kupu Kertas hingga film aksi dan romansa.
