Sigbin

RETURN OF THE SALT BOY


Director: Jen J. Balberona

Duration: 1 minutes

Production: 2017

Country: Philippines

Category: Fiction

SCREENING


WED, 28 NOV 2018 / CINEMAXX CINEMA A / 16:00

SYNOPSIS


SIGBIN is a dog-alike creature in Philippine folklore, said to come out at night to suck blood from the victims by their shadows. It is said to walk backwards with its head lowered between its hind legs, and to have the ability to become invisible to other creatures, especially humans. It resembles a hornless goat, but has very large ears which it can clap like a pair of hands and a long, flexible tail that can be used as a whip. The Sigbin is said to emit a nauseating odor. 

The Aswang (Ghoul) are their master and the Sigbin are said to be their pets that they keep inside of clay jar.

Dalam cerita rakyat Filipina, Sigbin adalah makhluk menyerupai anjing yang konon muncul setiap malam untuk menghisap darah para korban lewat bayangan-bayangan mereka. Dikatakan pula bahwa Sigbin berjalan mundur dengan kepalanya berada di antara dua kaki belakangnya. Sigbin juga dipercaya memiliki kemampuan untuk menjadi kasat mata di hadapan makhluk lain, terutama manusia. Fisiknya mirip kambing tanpa tanduk, dilengkapi dengan sepasang telinga raksasa yang bisa saling menepuk layaknya sepasang tangan manusia, serta ekor panjang dan fleksibel yang bisa digunakan sebagai cambuk. Konon katanya, keberadaan Sigbin dapat dikira-kira melalui bau busuk yang menusuk hidung. 

Para Aswang (Ghoul) adalah tuan mereka, dan para Sigbin, sebagai hewan peliharan, disimpan rapat-rapat di dalam kendi tanah liat.

TRAILER


N/A

DIRECTOR


Jen J. Balberona

Jen Juangco-Balberona, co-founder of Bakunawa Productions, is a producer and a filmmaker based in Antipolo, Philippines. She graduated from University of Santo Tomas with Bachelor’s Degree of Fine Arts major in Advertising. She has been producing independent shorts and features particularly focused on art installations and experimental cinema. Among her recent projects are Unconscious Memory and Farewell to Sunrise by Allan Balberona and Recurrencia by Mina Cruz. Currently, she is experimenting on her still photography and storytelling by integrating it into video art. Sigbin, her first short film was an output of this experimentation. It was screened at the International Short Film Festival in Oberhausen, Germany 2017 for The One Minute film series Nightmares of the Sun curated by Khavn Dela Cruz.

Jen Juangco-Balberona, co-founder Bakunawa Productions, adalah seorang produser dan pembuat film di Antipolo, Filipina. Dirinya meraih gelar sarjana di bidang periklanan dari University of Santo Tomas. Ia sudah banyak memproduseri film-film pendek independen serta feature, terutama yang berfokus pada seni instalasi dan sinema eksperimental. Proyek-proyek terbarunya termasuk Unconscious Memory dan Farewell to Sunrise yang digarap bersama Allan Balberona, serta Recurrencia oleh Mina Cruz. Saat ini, dirinya tengah sibuk bereksperimen dengan still photography dan storytelling untuk digabungkan menjadi suatu seni video. Sigbin adalah film pendek pertamanya yang juga merupakan hasil dari eksperimen ini. Sigbin sendiri sudah ditayangkan di International Short Film Festival di Oberhausen, Jerman pada tahun 2017 untuk serial film The One Minute yang diberi nama Nightmares of the Sun, hasil kurasi Khayn Dela Cruz. 

Contact:

Jen J. Balberona

jenbalberona@gmail.com