PUBLIC LECTURE

THEME DISCUSSION “TENACITY”

Moderator: Budi Irawanto – Lecturer
Speaker:
1. Yulia Evina Bhara – Producer
2. Wregas Bhanuteja- Director

Diskusi Tema : “Tenacity” adalah tema yang diusung oleh Jogja-NETPAC Asian Film Festival tahun ini. Tenacity berarti semangat kegigihan untuk terus bergerak dalam berbagai kondisi. Tema ini adalah sebuah refleksi atas kegigihan masyarakat untuk terus beradaptasi pada era kenormalan baru (new normal) akibat Pandemic Covid-19 yang masih belum usai. Tenacity juga sebuah refleksi dari pelaku Sinema Asia yang gigih dalam upaya melahirkan karya-karya baru yang bahkan dalam keterbatasan mampu menuai prestasi yang gemilang.

Discussion Theme : “Tenacity” is this year’s Jogja-NETPAC Asian Film Festival theme. Tenacity is defined as the spirit of persistence to keep moving whatever the conditions. This theme is a reflection of society’s perseverance in adapting to the new normal era, a consequence of the Covid-19 Pandemic which is still ongoing. Tenacity is also a reflection of Asian Cinema creators who remain persistent in their effort to produce new work and are able to realize brilliant achievements even under limitations.

CONTENT & PROGRAMMING

Moderator: Ifa Isfansyah – Director
Speaker:
1. Alexander Matius – Film Programmer
2. John Badalu – Film Programmmer

Hadirnya festival film sebagai sebuah ruang perayaan, ajang pertemuan berbagai elemen yang memiliki gairah dan kecintaan terhadap film semakin menguatkan pernyataan bahwa festival merupakan bagian penting dalam industri film. Sebagai buah dari kesadaran bahwa festival film merupakan bagian dari industri maka sudah sepantasnya jika festival film dikelola secara serius dan professional. Selain itu, festival film juga dapat dianggap sebagai institusi yang dipercaya oleh publik untuk memberikan apresiasi pada insan dalam industri perfilman. Festival juga menjadi ruang bagi para penonton untuk menikmati karya-karya terbaik yang dirangkum dalam kumpulan program yang Apik.

The existence of film festivals as a space for celebration, a meeting place for various groups who have passion and love for film further strengthens the statement that festivals are an important part of the film industry. As a result of the realization that film festivals are part of the industry, film festivals should be managed seriously and professionally. In addition, film festivals can also be considered as institutions which are entrusted by the public to provide appreciation to people in the film industry. The festival is also a space for the audience to enjoy the best films, summarized in a collection of well arranged programs.

South East Asia Cinema Nowadays

Moderator: Kamila Andini – Director
Speaker:
1. Apichatpong Weerasethakul – Director

The achievements of the Asian film community deserve to be celebrated with discussion that shows enthusiasm and tenacity for their work despite limitations. The rise of the film industry gives hope to the industry during the Covid-19 Pandemic. The Special Discussion will invite the audience to meet Apichatpong Werasethakul, the Thai director who won the most regarded award at the Cannes Film Festival and Kamila Andini, the Indonesian female director, whose film, “Yuni” won the Platform Prize at the 2021 Toronto International Film Festival.

Prestasi-prestasi yang diraih oleh pelaku Sinema di Asia patut dirayakan dalam sebuah diskusi yang akan memperlihatkan semangat dan kegigihan untuk berkarya meskipun dalam keterbatasan. Bangkitnya industri perfilman memberikan harapan bagi industri di tengah-tengah Pandemi Covid-19. Special Discussion akan mengajak penonton bertemu dengan Apichatpong Werasethakul sutradara asal Thailand peraih penghargaan tertinggi di Cannes Film Festival pengan Kamila Andini sutradara perempuan Indonesia yang pada tahun 2021 karyanya berjudul YUNI meraih Platform Prize di Toronto International Film Festival.

VPF Presentation

Viu Pitching Forum is a program dedicated to facilitating and developing projects submitted by talented Indonesian filmmakers to industry experts. This program is Viu’s contribution to the Indonesian film industry through mentoring and providing opportunities for Indonesian talents to showcase their work to the world.

A number of well-known Viu Original dramas which are produced from VPF winners’ concepts are Knock Out Girl, Halustik and Star Stealer which won the Asian Academy Creative Awards. Viu Originals from VPF winners will also be broadcasted in the 16 countries where Viu operates.

Now the Viu Pitching Forum is looking for talented young talents who will make Indonesia proud on the world stage. For concept submissions and more complete info: https://bit.ly/3Hubw0D

Viu Pitching Forum adalah program yang didedikasikan untuk memfasilitasi dan mengembangkan project yang diajukan oleh pembuat film Indonesia berbakat kepada ahli dari Industri. Program ini merupakan kontribusi Viu bagi industri perfilman Indonesia melalui pendampingan dan pemberian kesempatan bagi talenta Indonesia untuk menampilkan karya mereka di “panggung” global.

Sejumlah drama Viu Original ternama yang diangkat dari konsep pemenang VPF adalah Knock Out Girl, Halustik dan Star Stealer yang merebut penghargaan Asian Academy Creative Awards. Viu Original dari pemenang VPF juga akan ditayangkan di 16 negara di mana Viu beroperasi.

Kini Viu Pitching Forum kembali mencari talenta muda berbakat yang akan membanggakan Indonesia di pentas dunia. Untuk pengajuan konsep dan info lebih lengkap: https://bit.ly/3Hubw0D