OPENING FILM: SALAWAKU

Fiction

Pritagira Arianegara | 90 minutes | 2016 | Indonesia

Salawaku dan Saras memulai sebuah perjalanan untuk mencari Binaiya, kakak Salawaku. Kawanua, kakak angkat Salawaku, menyusul dalam perjalanan mereka. Keduanya mempercayai lelaki tersebut, hingga kebaikan Kawanua pun membutakan mata Saras dan Salawaku. Saras perlahan melupakan patah hatinya dan mengalihkan perasannya pada Kawanua. Salawaku menyadari mereka telah menjauhi Piru, kota yang kabarnya menjadi tempat tinggal Binaiya. Berbagai konflik dan drama menyertai kisah perjalanan mereka sebelum bertemu Binaiya. Salawaku dan Saras kini melangkah menjauh sebagai dua insan yang tidak lagi sama.

Salawaku and Saras are on a journey to find Binaiya, Salawaku’s sister. Kawanua, Salawaku’s adopted brother, follows them on their way. Both of them trust Kawanua, until Kawanua’s goodness gets them blinded. Saras slowly forgets her broken heart and starts to have feeling for Kawanua. Salawaku realizes they have moved away from Piru, a town where Binaiya may live. Conflicts and drama escort them during their journey before finally meeting Binaiya. Salawaku and Saras are now separating away as two individuals who are no longer the same.  Read more

 

CLOSING FILM: TRAVELING WITH BOMB

Fiction
Nurlan Abdykadyrov | 92 minutes | 2016 | Kyrgyzstan

 travelling-with-bomb-still2Seorang mahasiswa dari Kazakhstan membawa istrinya ke Kirgistan. Dia kemudian terlibat dalam sengketa perbatasan hingga akhirnya membuat persetujuan untuk melintasi perbatasan dengan membawa kotak ranjau untuk diantarkan ke desa. Persetujuan tersebut menyebabkan drama dan kesalahpahaman yang tak berujung.

A student from Kazakhstan is taking his bride to Kyrgyzstan. He is then involved in a border dispute and ends up on making an agreement to carry a box of land mines to the village. His agreement on carrying the box then leads him  to an endless drama and misunderstandings. Read More