Open Air Cinema: Memperkenalkan Ketakutan yang Menghibur

Yayasan Sinema Yogyakarta bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan DIY kembali mengadakan Open Air Cinema yang diselenggarakan di Pantai Depok, Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul, Yogyakarta pada Sabtu, 22 September 2018 lalu. Open Air Cinema kali ini mengusung tema ‘Horor Humor’ yang menekankan bahwa horor tidak melulu membawa teror tetapi juga dapat dinikmati dan menghibur. Pada kesempatan kali ini, terdapat tiga film yang diputar, antara lain Singsot (2016) karya Wahyu Agung Prasetyo, Setan Siang Bolong (2013) karya Ismail Basbeth dan Vampire (2014) karya Fitro Dizianto.

Open Air Cinema kali ini dibuka oleh Teater Jam Malam Yogyakarta yang turut menarik perhatian penonton yang didominasi oleh warga sekitar. Warga yang datang bervariasi, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua. Open Air Cinema ini diakhiri oleh sesi tanya jawab yang menghadirkan Eden Junjung selaku editor film Setan Siang Bolong (2013) dan Fitriana Ambarwati selaku produser film Vampire (2014). Sesi ini dipandu oleh Eunike, tim Screening dalam JAFF ke-12 lalu. Dalam sesi tanya jawab tersebut, Fitriana berpesan bahwa film dapat diangkat dari cerita sehari-hari yang berada di sekitar kita. Sedangkan, Eden berpesan untuk mewujudkan keinginan membuat film jika memang hal itu yang diinginkan.

Open Air Cinema kali ini dihadiri oleh 114 penonton yang terdiri dari warga sekitar Pantai Depok dan berbagai komunitas film. Pemutaran kali ini dapat terwujud dengan dukungan dari Dinas Kebudayaan DIY, TPI Mina Bahari, Kapolsek Kretek, Kepala Desa Kretek, Lurah Kelurahan Parangtritis, Pengelola Wisata Pantai Depok dan seluruh warga Desa Kretek serta sekitar Pantai Depok.