MERASAKAN NASIONALISME

Bulan Agustus erat kaitannya dengan perayaan hari kemerdekaan, menangkap momen tersebut JAFF Movie Night (JMN) mencoba ikut berperan dalam perayaan kemerdekaan dengan memutarkan beberapa film yang memiliki garis merah yang sama, yaitu nasionalisme. Nasionalisme bisa dikatakan dalam artian luas adalah rasa kebangsaan. Ernest Rennan, seorang filsuf perancis, dalam esainya yang berjudul “Qu’est-ce qu’une nation?’ atau “Apa itu bangsa?”. Rennan mengatakan bahwa bangsa ialah sebuah semangat kebersamaan dan kesamaan nilai sebagai pengikat utamanya. Semangat kebersamaan dan kesamaan nilai itulah yang pada akhirnya menjadi identitas bersama. Maka dikesempatan ini, JMN 2.6 kami akan menghadirkan problem-problem kebangsaan yang disampaikan lewat medium film.

Tentulah tidak mudah untuk menjaga rasa kebersamaan dan kesamaan tersebut, Meski dari sekolah dasar hingga dewasa nasionalisme tak asing di telinga kita namun sepertinya kita masih belum bisa memaknai nasionalisme semestinya. Bubar, Jalan!,dan Harap Tenang Ada Ujian, adalah dua film yang mampu menjelaskan arti nasionalisme dengan sangat sederhana. Kita jadi sedikit mengerti bagaimana anak kecil memaknai rasa cinta akan bangsanya. Kemudian ada Bedjo Van Deerlak dimana nasionalisme sebagai sebuah rasa ditekankan. Sudah tidak saatnya lagi berbicara nasionalisme berdasarkan dimana kita berpijak. Nasionalisme yang sebenarnya terdapat pada rasa dan dapat dirasakan siapa pun. Berbeda dengan C’est La Vie, yang membuat kita mempertanyakan lagi arti sebuah kemerdekaan. C’est La Vie mampu membuat kita kritis dalam menghayati kemerdekaan yang kita dapatkan sekarang. Ditutup dengan Ziarah, yang menceritakan sisi lain perjuangan kemerdekaan Indonesia. Ziarah mempertontonkan orang dibalik pejuang-pejuang kemerdekaan yang dengan berat hati melepaskan dan berjuang melawan rasa rindunya. Berikut kelima film yang bernuansa nasionalisme baik yang secara langsung berbicara tentangnya atau yang ternyata memperlihatkannya.

Inilah saatnya kita merasakan lagi nasionalisme, sudah adakah semangat kebangsaan pada diri kita sendiri atau nasionalisme tidak relevan lagi? [fala]