Yayasan Sinema Yogyakarta menyelenggaran sebuah acara pemutaran yang bertajuk JAFF Movie Night 2.1. di Koping Creative Space Jogjatronik pada tanggal 28 Februari 2018 lalu. JAFF Movie Night merupakan acara pemutaran bulanan yang telah dilaksanakan sejak setahun silam. Tahun ini, JAFF Movie Night akan diselenggarakan setiap akhir pekan ketiga setiap bulannya. Angka 2.1. pada tajuk JAFF Movie Night kemarin menandakan musim kedua episode pertama.

JAFF Movie Night 2.1. mengusung tema Cinta dan Cina. Hal ini didasari oleh perayaan Tahun Baru Imlek pada 16 Februari dan Hari Valentine pada 14 Februari lalu. Terdapat tujuh film yang ditayangkan pada kesempatan tersebut, antara lain Wei (2016), Calon (2015), Cinta (2009), Pingitan (2013), Gula-Gula Usia (2014), Antar Kota dalam Provinsi (2017), dan Wan An (2012). Ketujuh film tersebut dibagi atas dua sesi penayangan, masing-masing pada pukul 16.00 WIB dan 19.00 WIB.

Setiap sesi penayangan ditutup dengan sesi diskusi yang dimoderatori oleh programer JAFF, Reza Fahri. Diskusi sesi pertama dipantik oleh sutradara dan sinematografer film Cinta (2009), Steven Facius Winata dan Gandang Warah. Mereka membahas perihal isu rasial yang melibatkan etnis Cina dan bagaimana film ini memotret sebagian kecil dari isu yang berkembang pada saat itu.

Penayangan sesi kedua ditutup oleh diskusi yang dipantik oleh Eka Wahyu Primadani, Sutradara film Antar Kota dalam Provinsi (2017). Eka menceritakan prosesnya menggarap film ini mulai dari konsep hingga pasca produksi. Ia menyatakan bahwa ia bersama teman-temannya menyewa satu bus yang dikhususkan untuk syuting dan menempuh perjalanan Yogyakarta- Jember (check lagi!!!). JAFF Movie Night 2.1. dihadiri oleh lebih dari seratus penonton yang berasal dari berbagai komunitas film di Yogyakarta maupun luar Yogyakarta.