JAFF Education: Acting Workshop with Bengkel Acting Kuma

Program ini merupakan pelatihan pengenalan dasar akting yang akan diajarkan oleh Kuma Acting Workshop, dengan materi yang meliputi teori, rasa, dan pengetahuan profesionalisme aktor dalam industri film.

LPP 1 | MON, 28 NOV - WED, 30 NOV | 10:00 - 13:00


Bengkel Akting Kuma

Bengkel Akting Kuma didirikan pada tahun 2016 oleh Paul Agusta dan Khiva Iskak demi berusaha menjawab masalah kekurangan SDM seni peran di Film Indonesia.Pada tahun 2018, syllabus BAK diperlebar dengan latihan kebutuhan dan olah rasa yang diampu oleh Artasya Sudirman dan Kiki Narendra. Pasukan mentor pun bertambah seiring dengan meningkatnya demand terhadap workshop BAK, lalu alumni BAK Mian Tiara dan Brigitta Cynthia bergabung sebagai Mentor di tahun 2021. Tujuan BAK tetap sama yaitu melatih SDM seni peran yang berkualitas, profesional, dan bertanggung jawab terhadap profesinya.

Speakers

Paul Agusta

Paul Agusta

Paul adalah seorang filmmaker, aktor, dan pengajar yang berbasis di Jakarta. Karya-karyanya, 5 film panjang dan puluhan film pendek, telah tayang di berbagai festival internasional. Paul sedang mempersiapkan film panjang ke-enamnya berjudul Sayembara yang akan tayang di akhir 2023.

Mian Tiara

Mian Tiara

Mian Tiara adalah seorang aktris, musis, dan penulis skenario. Belajar seni peran di Bengkel Akting Kuma dan berperan di beberapa film panjang, pendek, series, dan pertunjukan panggung. Penerima penghargaan Piala Citra untuk Pencipta Lagu Tema Terbaik pada Festival Film Indonesia 2021 ini juga aktif mengkampanyekan ruang aman di industri film.

Khiva Iskak

Khiva Iskak

Mengenal seni peran diatas panggung sejak umur delapan tahun bersamaan tumbuh mencintai sinema. Khiva tumbuh melewati pembelajaran teater melalui Bengkel Teater Rendra dan mengenal realisme bersama Teater Populer. Pada 2011 ia memulai karirnya di dunia layar lebar hingga kini. Lalu bersama Paul Agusta mendirikan Bengkel Akting Kuma pada tahun 2016 dan setelahnya sudah memiliki 14 batch baru para calon aktor.

Artasya Sudirman

Artasya Sudirman

Memulai perjalanan keseniannya pada tahun 2002 bersama Teater Tetas yang membawanya menjajaki panggung Eropa ( 2012 ) dan tour Eropa keduanya di 2016, atas arahan sutradara asal Austria Werner Schulze. Di tahun 2010, Artasya menerbitkan buku pertamanya Adriana, dilanjut dengan Singgah, dan Jika, ia juga turut andil dalam buku kumpulan puisi : menuai sajak di kebun raya bersama Sapardi Djoko Darmono. Bergabung kembali di Teater Populer pada tahun 2012. Dan masih aktif di keduanya hingga sekarang.