Skip links

Tiger Stripes & The Role Evolution of Christine Hakim

TIGER STRIPES

November 27, 2023 | JAFF18 | Q&A Session

Sutradara Amanda Nell Eu berbagi Pengalaman Tentang Tantangan Pemilihan Pemeran

Kami bekerja sama dengan pelatih akting profesional dalam menggelar lokakarya, dan juga pendidik seks profesional untuk menciptakan ruang yang aman sehingga selama latihan, para pemeran merasa nyaman dan bebas untuk sepenuhnya mengekspresikan diri. Melalui lokakarya tersebut, saya menyaksikan mereka benar-benar hidup dan terbuka sehingga saya dapat melakukan pemilihan akhir untuk pemerannya.Itulah bagaimana kami berhasil mendapatkan tiga gadis brilian ini di film kami.

Salah satu di antaranya, Zafreen Zairizal, yang menunjukkan bakat yang istimewa.

Ketika pertama kali bertemu dengan Zafreen, dia selalu ceria dan penuh energi. Meski begitu, kami sempat ragu apakah dia memiliki semangat untuk menjadi sosok harimau. Namun, ketika kami melanjutkan syuting setelah jeda dua tahun akibat pandemi, dia berusia 15 tahun dan sudah mengalami pubertas, sehingga kami bisa melihat adanya gelora dalam dirinya.

Terlepas dari energinya yang ceria, di lokasi syuting terkadang sangat melelahkan, dan ada hari-hari ketika dia tidak berada dalam suasana hati yang baik. Saya berbicara dengannya menggunakan strategi tertentu; contohnya, jika adegan hari itu berkaitan dengan air atau api, saya akan menatapnya dan mengatakan padanya: “Kamu terlihat seperti memiliki banyak api di dalam dirimu, mari kita gunakan itu.” Begitulah cara kami berkomunikasi.

 

THE ROLE EVOLUTION OF CHRISTINE HAKIM

Alexander Matius (film programmer), Christine Hakim (actress), Gaston Soehadi (lecturer), Ismail Basbeth (film director)

Nov 26, 2023 | Public Lecture | LPP 1

Setelah menerima JAFF Award atas dedikasinya kepada perfilman Asia pada upacara pembukaan, Christine Hakim menjadi subjek sesi acara terbuka pada hari Minggu 26 November yang menilik kembali 50 tahun karirnya yang patut diperhatikan. 

Pembicara dalam sesi ini adalah Christine sendiri, sutradara Ismail Basbeth serta dosen Gaston Soehadi.

Di antara pencapaian Christine yang ditekankan pada sesi ini adalah: 

  • produser film secara paralel dengan karir aktingnya.
  • puluhan penghargaan di festival film internasional terkemuka.
  • anggota juri pada perhelatan Festival Film Cannes tahun 2002. 
  • Menjadi role model dan inspirasi bagi wanita atas pencapaiannya dalam perfilman pada berbagai peran.
  • Kepiawaian di luar akting termasuk kontribusi di balik layar pada produksi film serta mentor akting sebagai duta dari Festival Film Indonesia.



News Contributor: Wong Tuck Cheong

Photos: JAFF Documentation Team