Home » Indonesia Film Showcase
Category:

Indonesia Film Showcase

Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti

85 minutes | 2022 | Indonesia | Narrative |
Indonesian | sub. English | 13+

posteR YPHTB

Jadwal

XXI 4 | TUE 29 NOV | 20:15

Sinopsis

Kebahagian Yasmin yang mengelola penginapan kecil di Solo bersama Darto itu sirna setelah kedatangan Hardiman ayah Yasmin yang mantan penari legendaris.

 

Hardiman pulang dalam kondisi demensia. Perlahan mulai ingat siapa Yasmin dan Switce, istri tercinta. Suatu ketika Yasmin menemukan sebuah foto waktu kecil dengan robekan di sisi belakangnya tertulis “Cinta tidak harus memiliki” yang menjadi pertanyaan besar buat Yasmin. Yasmin mencoba untuk memulihkan ingatan Hardiman. Darto seperti tersisihkan setelah hadirnya Hardiman.

 

Meninggalnya Darto membuka rahasia yang ada setelah Yasmin menemukan sobekan foto lain yang akhirnya menjadi kunci siapakah sebenarnya sosok Yasmin.

Sutradara

Herwin Novianto

 

Filmografi

2018

Gila Lu Ndro

 

2012

Tanah Surga… Katanya 

 

Produksi

Falcon Pictures

Profil Sutradara

Herwin Novianto

Herwin Novianto

Herwin Novianto lahir di Jakarta, pada 21 November 1965. Novianto adalah seorang sutradara film Indonesia. Pada 2009, ia membuat film panjang pertamanya, "Jagad X Code", yang juga ia tulis sendiri ceritanya. Pada FTV Awards di Jakarta tahun 2011, filmnya "Papi, Mami, dan Tukang Kebun" memenangkan dua belas penghargaan, termasuk Sutradara Terbaik. Dramanya yang berjudul "Tanah Surga" memenangkan Penghargaan Citra untuk Sutradara Terbaik di Festival Film Indonesia 2012. Di upacara penghargaan lain yang bertempat di Jakarta, Ia juga meraih Vidia Award kategori Sutradara Terbaik untuk "Pahala Terindah", salah satu dari delapan penghargaan yang diterima oleh film televisi tersebut.

artwork 5
0 comment
0 FacebookTwitterPinterestLinkedinRedditWhatsappTelegramEmail

Mahendraparvata

82 minutes | 2022 | Indonesia | Narrative | Indonesian - Khmer | sub. English | 13+

Poster-Film-Mahendraparvata-1

Jadwal

XXI 5 | SUN 27 NOV | 14:30

World Premiere

Sinopsis

Dance Film Mahendraparvata mengangkat tema hubungan Jawa dengan Kamboja di abad 8 – 9 M melalui metafora perjalanan gaib sebuah topeng suci yang hanyut di sungai Jawa, lalu sampai di sungai kawasan Phnom Kullen, Kamboja, lokasi situs Mahendraparvata dan kembali lagi ke sungai di Jawa (Kawasan Borobudur).

 

Dalam studi arkeologi, hubungan Jawa dan Kamboja di masa kuno dapat diketahui dari terjemahan prasasti Sdok Kak Thom yang ditemukan di perbatasan Thailand dan Kamboja. Prasasti ini menjelaskan bahwa pada abad 8-9 M terdapat hubungan antara Jayawarman II, penguasa Kamboja dan Jawa. Masih terdapat polemik di kalangan arkeolog Jawa yg disebut Jawa di Indonesia atau Campa (Vietnam). Dance film ini tidak bermaksud menjadi film dokumenter yg masuk ke persoalan itu tapi lebih menekankan hubungan antara tari dan candi yg universal.

 

Sutradara

BWCF (Borobudur Writers and Cultural Festival)

 

Produksi

BWCF (Borobudur Writers and Cultural Festival)

 

Kontak:

bwcf.66@gmail.com

Profil Sutradara

BWCF (Borobudur Writers and Cultural Festival)

BWCF (Borobudur Writers and Cultural Festival)

Borobudur Writers Cultural Festival (BWCF) adalah festival tahunan sejak tahun 2012.

Perhatian utama BWCF adalah memaknakan kembali berbagai khazanah literasi nusantara untuk menemukan relevansi aktualnya bagi masa kini dan masa depan Indonesia. BWCF menganggap masih banyak hal penting dalam sejarah dan kebudayaan nusantara yang belum digali dan didiskusikan.

BWCF berpendapat kemodernan Indonesia adalah kemodernan yang unik karena dibentuk oleh pluralitas yang begitu beragam. Pluralitas adalah harta dan sumber mata air yang harus dijaga sekuat tenaga. Gagasan-gagasan religius dan filsafat yang ada dalam berbagai manuskrip kuno nusantara, relief candi, sampai ide estetis yang ada dalam kesenian dan upacara yang membentang dari Aceh, Bali sampai Papua adalah bahan yang tak akan habis didulang untuk inspirasi Indonesia kontemporer.

BWCF juga berpendapat masih banyak yang bisa digali dan diperbincangkan dari pandangan antropologi, aksiologi sampai kosmologi nusantara. Hal-hal yang berkaitan dengan kekuatan toleransi, kearifan hidup dan estetika. Masih banyak hal-hal tersembunyi atau terlalu lama ditidurkan dari kebudayaan nusantara yang bisa dikuak kembali energinya untuk merefleksikan kemodernan dan ke avant garde an Indonesia.

artwork 5
0 comment
0 FacebookTwitterPinterestLinkedinRedditWhatsappTelegramEmail
Puisi Cinta yang Membunuh

The Deadly Love Poetry

104 minutes | 2022 | Indonesia | Narrative
Indonesian | sub. English | 17+

poster-garin-puisi

Jadwal

XXI 2 | THU 1 DEC | 17:15

XXI 3 | FRI 2 DEC | 19:45

World Premiere

Sinopsis

Kisah Ranum yang selalu terperangkap kata-kata indah dari laki-laki yang kemudian menghianatinya, dan berakhir dengan kematian mereka oleh sosok misteri. Drama keluarga Ranum terpilin dalam intrik, situasi puitik, romantis, kocak dan seketika berubah jadi teror. Ranum memutuskan tetap mencari cinta sejati, yang indah dan hadirkan kebaikan untuk menepis tragedi yang dialaminya. Siapakah sosok penebar teror keji itu, dan berhasilkah Ranum meraih cintanya?

Sutradara

Garin Nugroho

 

Filmografi

2018

Memories of My Body

2006

Requiem from Java

1998

Leaf on A Pillow

 

Produksi

Starvision Plus

 

Kontak:

starvisionplus@yahoo.com

Profil Sutradara

Garin Nugroho

Garin Nugroho

Lahir 6 Juni 1961 Di Yogyakarta. Lulus dari Fakultas Film dan TV Jakarta Institute of the Art dan Fakultas Hukum Universitas Indonesia, lalu mengawali karirnya sebagai kritik film serta kolumnis, pembuat dokumenter dan film pendek.

Garin Nugroho disebut sebagai avant garde Indonesia era 1990 hingga sekarang dalam peta international. Ia melahirkan generasi baru film lewat kelompok workshop SET ( Sains Estetika dan Teknologi), seperti Sutradara (Riri Riza, Hanung Bramantyo, John de Rantau,dll), Cameraman (Yudhi Datau, Monod), Editing (Sentot Sahid, Arturo, Pulung, dll). Ia sekaligus pelopor generasi lulusan sekolah film Indonesia pertama, yang mampu menembus festival bergengsi seperti Cannes, Berlin hingga Venice. Karya-karyanya menyebar dari dokumenter, video musik, iklan hingga layanan masyarakat untuk politik hingga seni pertunjukan dan rupa.

artwork 5
0 comment
0 FacebookTwitterPinterestLinkedinRedditWhatsappTelegramEmail

Perfect Strangers

125 minutes | 2022 | Indonesia | Narrative | Indonesian | sub. English | 17+

Poster-Perfect-Strangers-UPDATED

Jadwal

XXI 4 | SUN 27 NOV | 18:00

Sinopsis

Tujuh sahabat makan malam bersama dan memutuskan untuk melakukan permainan sederhana dengan perangkat handphone mereka, permainan yang ternyata berbahaya dan mengungkap semua rahasia tergelap dalam hidup mereka.

Sutradara

Rako Prijanto

 

Filmografi

2020

#TemanTapiMenikah 2

 

2018

#TemanTapiMenikah

 

2019

Warkop DKI Reborn

 

Produksi

Falcon Pictures 

Profil Sutradara

Rako Prijanto

Rako Prijanto

Rako Prijanto lahir pada 4 Mei 1973 di Magelang, Indonesia. Ia memulai karirnya sebagai asisten sutradara Rudy Soedjarwo dan Riri Riza. Ia juga bermain dalam film Tragedi pada tahun 2001. Pada tahun 2007 ia menyutradarai film drama percintaan "Merah Itu Cinta" yang masuk dalam daftar nominasi 7 kategori Festival Film Indonesia 2007. Filmnya, "Sang Kyai" (2013) yang menceritakan kisah seorang Ulama Muslim bernama Hasyim Asyari selama pendudukan Jepang di Indonesia dan Revolusi Nasional Indonesia memenangkan 4 penghargaan dan 4 nominasi dalam ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2013 termasuk nominasi Sutradara Terbaik.

artwork 5
0 comment
0 FacebookTwitterPinterestLinkedinRedditWhatsappTelegramEmail
Keramat 2 : Caruban Larang

Sacred 2 : Caruban Larang

91 minutes | 2022 | Indonesia | Narrative |
Indonesian | sub. English | 13+

poster-keramat-2

Jadwal

XXI 3 | SUN 27 NOV | 17:45

Sinopsis

Sekumpulan anak muda dari Jakarta berangkat menuju Cirebon dengan berbagai tujuan berbeda. Mereka adalah Jojo, Maura, Umay, Ajil, dan Keanu. Jojo dan Maura bertujuan untuk melakukan riset tugas akhir, yang dibantu Umay yang sedang membuat film dokumenter.

 

Sementara Ajil dan Keanu, adalah youtuber mistis yang sedang membuat konten untuk mempertahankan eksistensinya.Namun perjalanan mereka, menjadi liar dan tak terkendali setelah bertemu dengan Lutesha, seorang indigo yang mempunyai agenda rahasia.

Sutradara

Monty Tiwa

 

Director

Monty Tiwa

 

Filmography

2019

Pocong: The Origin

2017

Critical Eleven

2016

Sabtu bersama Bapak

 

Production Company

Starvision & Moviesta

 

Contact:

starvisionplus@yahoo.com

Produksi

Starvision & Moviesta

Kontak:

starvisionplus@yahoo.com

Profil Sutradara

Monty Tiwa

Monty Tiwa

Monty Tiwa lahir di Jakarta 28 Agustus 1976, lulus dari SMA Negeri 6 Jakarta dan melanjutkan kuliah di Kansas University. Monty mulai pengalaman di dunia hiburan sebagai Creative Writer di Trans Tv (2002-2003). Di tahun 2003-2004 Monty bekerja di RCTI sebagai Head Section Creative (2004-2005) dan Head Section Creative di MNC Pictures (2005-2007). Monty berhasil mendapatkan Piala Vidia – Festival Film Indonesia untuk Skenario Terbaik FTV ‘Juli Di Bulan Juni’. Dan juga Monty mendapatkan Piala Citra 2006 untuk Skenario Cerita Asli Terbaik bersama Jeremias Nyangoen, Masree Ruliat, dan John de Rantau untuk film ‘Denias, Senandung di Atas Awan’.

artwork 5
0 comment
0 FacebookTwitterPinterestLinkedinRedditWhatsappTelegramEmail