The Dark Depths memiliki judul lain Gikan Sa Ngitngit Nga Kinailadman yang menggunakan Bahasa Cebuano, salah satu bahasa yang digunakan di Filipina selain bahasa Tagalog. Gikan Sa Ngitngit Nga Kinailadman sendiri memiliki arti dari kegelapan ke kedalaman dan merupakan film garapan sutradara perempuan berkebangsaan Filipina yaitu Kiri Dalena.

Film ini mengambil latar di Tacloban, sebuah kota yang berada 580 kilometer di sebelah tenggara Manila, sebuah kota pantai yang hidup sebelum terjadi Topan Haiyan pada tahun 2013.  Dalena menggambarkan apa yang terjadi di Tacloban pada masa itu. Pemerintah memberlakukan jam malam bagi warga dengan cara berkeliling menggunakan kendaraan lapis baja. Seluruh kegiatan warga harus dihentikan pada pukul 9 malam.

Film ini sendiri mengangkat tentang perempuan yang berduka atas kematian seorang aktivis muda bertahun-tahun lalu. Perasaan berduka itu mendorong segala memori yang ia ingat dan perasaan ketidakwarasan serta melupakan yang sedang ia lakukan. Dibuka dengan seorang perempuan yang menari di dalam laut dengan menggunakan bendera merah sementara di sekelilingnya terdapat bendera merah lainnya yang ditancap di dasar laut. Setelah itu diikuti dengan beberapa kilas balik seperti demo yang terjadi di Filipina hingga para aktivis yang sedang bertahan hidup di hutan.

Kehilangan seorang perempuan dalam film ini tidak digambarkan secara ‘cerewet’, namun kehilangan tersebut digambarkan dengan ekspresi wajah yang ia tunjukkan. Dalam salah satu scene dimana ia dipertemukan dengan mayat sang aktivis, pelampiasan kesedihan ia lakukan dengan menangis tanpa suara. Emosi kita sebagai penonton akan semakin teraduk antara sedih, marah hingga ketidakberdayaan melawan takdir. Selain itu, dengan berlatar di kota pantai yaitu Tacloban, yang merupakan batas dari darat dan laut sehingga ambience dari ombak sangat mendominasi dan jelas terdengar. Ditambah warna film yang berwarna biru, menambah kesenduan yang ditampilkan filmmaker mengenai rasa kehilangan yang dilalui tokoh perempuan tersebut.

Justika Imaniar Hijri