Setelah pemutarannya di layar lebar Indonesia berakhir beberapa waktu lalu, Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) ke-12 masih ingin film Pengabdi Setan dinikmati para pecinta sinema tanah air. Dalam program Focus on Joko Anwar, film yang digadang sebagai film horor Indonesia terseram sepanjang masa ini masih banjir penonton. Lebih dari 100 tiket terjual pada pemutarannya, Senin (4/12) di Empire XXI Yogyakarta. Joko Anwar sendiri turut hadir untuk berdiskusi langsung bersama penonton.

Dari bangku penonton, puluhan orang berebut mengajukan pertanyaan untuk sutradara yang sempat membocorkan proyek filmnya tahun depan. Sedikit cerita, Joko mengatakan bahwa film ini akan berisi rangkuman dari keenam film sebelumnya. Tak hanya itu, film tersebut juga akan menjadi karya pamungkas sutradara yang naik daun sejak debut pertamanya, Janji Joni (2005). Masih seputar kelihaiannya menggarap film horor, penonton tak puas berdiskusi hanya sampai sesi tanya jawab berakhir. Hal ini pun membuat Joko dengan senang hati melanjutkan diskusi santainya di lobi gedung bioskop dan dikelilingi para calon sineas muda dengan segudang pertanyaan.

Joko Anwar pun senang, Pengabdi Setan kembali diputar dengan animo penonton yang masih sama luar biasanya seperti pemutaran sebelumnya. “JAFF oke, setiap tahun aku datang dan selalu bagus, dari tahun ke tahun makin bagus. Terima kasih sudah dibuatkan program Focus on Joko Anwar, ini kesempatan untuk bisa mempertontonkan film yang mungkin ada yang belum nonton, tadi ada juga yang baru pertama kali nonton,” ujarnya semringah, Senin (4/12) di Empire XXI Yogyakarta. Tak hanya penonton Pengabdi Setan, antusiasme penonton JAFF pun dilihatnya makin tinggi dari tahun ke tahun, “Oh luar biasa dari tahun ke tahun makin tinggi,” pungkasnya saat ditanya tentang animo penonton tahun ini.

Angela Shinta Dara Puspita