Jumat (1/12) kemarin, Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) resmi dibuka dengan menghadirkan segenap tokoh penting dunia perfilman Asia. Bertempat di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), JAFF turut undang para juri dari berbagai program penghargaan untuk menonton film spesial garapan Garin Nugroho bertajuk Nyai sebagai pembukaan JAFF ke-12 dengan tema Fluidity. Heri Pemad, salah satu juri untuk Golden & Silver Hanoman Awards turut diundang dan hadir dalam pembukaan yang berlangsung hangat tersebut.

Tokoh di balik berdirinya ArtJog, sebuah festival seni rupa tahunan yang diselenggarakan di Yogyakarta, ini menyampaikan alasan kesediaannya untuk dengan senang hati menjadi juri di JAFF ke-12 ini. “Teman-teman JAFF itu punya visi misi dan pandangan mengenai pilihan film, dia memiliki karakter dalam cara melihat sisi lain film yang harus dipilih,” pada Jumat (1/12). Ia pun memaparkan bahwa JAFF memiliki selera tersendiri dalam hal kriteria film yang baik, tak hanya berdasar dari pandangan umum tentang pasar dan komersialisasi. JAFF mewadahi film-film yang memiliki ketajaman, serta membawa kritik dan otokritik. Film tidak hanya cukup memiliki jalan cerita yang enak diikuti, namun juga harus memiliki ketajaman artistik tersendiri. Hal tersebut, diakuinya juga, dapat melatih kepekaan atau sensibilitas orang-orang yang menyukai seni.

Dengan mengangkat tema Fluidity, JAFF ingin menunjukkan bahwa film dapat melebur dengan berbagai macam bidang seni, termasuk seni pertunjukan, seni rupa, dan lain sebagainya. Karena hal ini pula, Heri merasa kehadirannya cukup memberi warna baru di JAFF. Hal ini pun diungkapkannya saat bicara mengenai ekspektasinya atas film-film yang akan diputar di hari selanjutnya. “Ya saya kira saya ingin melihat dari sisi sinematografinya, jadi dari artistik, secara visual, ambience, dan apa pun itu yang akan menjadi bagian saya. Saya melihat film dari segi artistik dan tentu dari pandangan saya sebagai orang yang aktif dalam dunia seni rupa,” pungkasnya. Nantinya, ia bersama Tony Rayns dan Mira Lesmana akan bersama memilih film-film yang layak untuk mendapatkan piala saat Awarding Night tanggal 7 Desember, untuk kategori Golden & Silver Hanoman Awards tahun ini.

 

Angela Shinta Dara Puspita