Azat, seorang imigran Kirgizstan, kembali ke kampung halaman ayahnya setelah menetap di Amerika selama lima belas tahun. Ayahnya, Murat, meninggal setahun lalu di Amerika dan ia kembali demi menunaikan permintaan terakhir sang ayah, salah satunya membayarkan utang-utangnya kepada warga desa. Ketika ia tiba di rumah keluarganya, Azat mendapati rumah itu telantar dan tidak berpenghuni. Choro, adik ayahnya, telah lama meninggalkan desa.

A Father’s Will yang menandai debut Bakyt Mukul dan Dastan Zhapar Uulu sebagai sutradara dan penulis skenario menyuguhkan perjalanan Azat yang tak mudah. Tidak hanya mendapatkan sambutan dingin warga desa yang membencinya, Azat pun kesulitan melacak keberadaan sang paman. Berlatar pemandangan desa kecil di Kirgizstan yang memukau, kita diajak mengikuti dinamika emosi Azat yang berlangsung lamban dan tidakkasat mata. Setidaknya hingga Choro, yang ternyata selama ini hidup di penjara karena Murat, kembali dan mengungkap semua yang terjadi di masa lalu. Di pertemuan yang berlangsung dramatis ini pulalah Azat mengungkapkan perihal keinginan terakhir Murat.

A Father’s Will akan tayang di Jogja Asia-NETPAC Film Festival pada Senin, 4 Desember 2017, pukul 16.00 di Empire XXI.

Erni Maria Angreini