It’s Wijilan

ASIAN PERSPECTIVE

Director: Alexander Sinaga

Duration: 20 minutes

Production: 2018

Country: Indonesia

Category: Documentary

SCREENING


MON, 3 DES 2018 / JNM / 19:00

FREE

FRI, 30 NOV 2018 / EMPIRE XXI STUDIO B / 19:00

FRI, 30 NOV 2018 / EMPIRE XXI STUDIO B / 19:00

SYNOPSIS


Hellhouse is collective hiphop music that grows on the street of Wijilan area, an urban living society near Yogyakarta Palace. Hellhouse has blended with the hood for five years, and it initiates a non profit movement as a slide of loyalty to Wijilan for being the shade for Hellhouse. An interactive music workshop for Wijilan’s children is the example of how they care of children’s growth there. The workshop is a combination of creation and hip hop performance entitled “KIDS ON THE BEATS”.

Many people around Wijilan, especially parents give a high appreciation for this workshop. Furthermore, Hellhouse held a huge event that blocked the Wijilan street as the main access to Alun alun selatan and sultan’s palace.

Unfortunately, right after the event was finished, apparently appeared negative respond from elements of people and local authorities that had a problem with the brand Hellhouse.They thought that Hellhouse is not appropriate since it had the word “hell” on an internal meeting organized by police officer area, Hellhouse is shoved to wipe off the attribute that displayed Hellhouse on every stores and homebase around wijilan.

Hellhouse adalah kolektif musik hip hop yang tumbuh besar di jalanan kampung wijilan, pemukiman urban yang berada di lingkungan kraton Yogyakarta, Hellhouse telah berbaur bersama lingkungan sekitar selama 5 tahun, pada pertengahan tahun 2018 ini mereka menginisiasi sebuah gerakan non profit sebagai wujud bakti kepada lingkungan yang telah menaunginya, workshop musik interaktif untuk anak anak kampung wijilan adalah sebuah bentuk nyata dari kepedulian Hellhouse terhadap perkembangan generasi masa depan ke arah positif yang didorong melalui wadah workshop, kreasi, dan performance musik hip hop untuk anak anak bernama “KIDS ON THE BEATS”.

Program ini sukses menyedot atensi masyarakat sekitar dan respon positif dari orang tua anak anak yang mengikuti program workshop “KIDS ON THE BEATS”. Bahkan Hellhouse mampu mengadakan pementasan besar dengan memblokade ruas jalan wijilan yang notabene sebuah jalan akses utama menuju ke kraton dan alun alun selatan Yogyakarta.

Namun, setelah acara berlangsung, tiba tiba timbul sentimen negatif dari segelintir pihak masyarakat dan aparat kepolisian kraton yang merasa bahwa nama dan citra Hellhouse dianggap tidak sesuai untuk tumbuh di tengah lingkungan kraton. Mereka merasa nama “HELLHOUSE” tidak layak untuk tertulis atau nampak di sebuah area karena mengandung arti “rumah neraka”. Melalui rapat yang diusulkan oleh kapolsek kraton, pihak Hellhouse diminta untuk menurunkan dan menghapus atribut yang bertuliskan “HELLHOUSE” di seluruh area toko dan homebase mereka di wijilan.

TRAILER


DIRECTOR


Alexander Sinaga

Alexander Sinaga is a rapper and music producer of duo hip-hop based in Yogyakarta, named D.P.M.B. His album debut ‘Re-Attitude’ is on the list of Rollingstone Indonesia’s 20 Best Album in 2015. Donnero, his stage name, is also the founder of HELLHOUSE Records. Born in Magelang on October 17th 1986. He started to learn deeper in visual project in the mid-2016, created the music video of Indonesia’s finest rappers such as Yacko, Mario Zwinkle, Boyz Got No Brain, and many more. Moreover, “It’s Wijilan Documentary” is his dedication as a hip hop head and also his first documentary movie which he self-taught himself in directing and editing.

Alexander Sinaga adalah seorang rapper dan juga musik produser dari duo hip hop asal Yogyakarta yang bernama D.P.M.B. Debut albumnya yang bertajuk “Re-Attitude” termasuk dalam 20 album terbaik dalam negeri tahun 2015 versi Rollingstone Indonesia. Salah satu founder dari HELLHOUSE Records ini juga kerap disapa dengan nama panggung Donnero. Lahir di Magelang, 17 Oktober 1986. Memulai berkecimpung di dunia visual pertengahan tahun 2016 lalu, berawal dari project musik video rapper-rapper dalam negeri seperti Yacko, Mario Zwinkle, Boyzgotnobrain, dan lain lain. It’s Wijilan Documentary adalah sebuah dedikasi dirinya sebagai pelaku hip hop, sekaligus debut filmnya yang dia direct dan edit sendiri dengan kemampuan yang ia pelajari secara otodidak.

Contact: 

Alexander Sinaga

donnerosinaga@gmail.com