ISTRI ORANG

ASIAN PERSPECTIVE

Director: Dirmawan Hatta

Duration: 99 minutes

Production: 2018

Category: Fiction

SCREENING


INDONESIAN PREMIERE

SAT, 1 DEC 2018 / EMPIRE XXI STUDIO B / 16:00

SUN, 2 DEC 2018 / CINEMAXX CINEMA A / 13:00

SYNOPSIS


Endah had met many men in her life. The first one loved her. The second sold her to a far richer soon-to-be-in-law. The third one outworked her and forced her to have children. The fourth married her then left.

The fifth man came with his water carriage, passing through her house in the middle of dried out rice fields. Maybe he was just doing his job. Nevertheless, he greeted her. And a greeting, for a husband-less woman like Endah was everything. But of course, she was just some man’s wife.

Istri Orang is a story about a woman of Kangean, a remote archipelago between Java Sea and Makassar Strait. There, fate had brought her a long-summer, for she always been left or neglected.

Endah bertemu dengan sekian laki-laki dalam hidupnya. Yang pertama mencintainya. Yang kedua menjualnya pada calon besan yang lebih kaya. Yang ketiga mempekerjakannya dan menyuruhnya beranak. Yang keempat menikahinya dan meninggalkannya.

Laki-laki kelima datang dengan gerobak airnya, ke rumah di tengah hamparan sawah yang kering kerontang itu. Mungkin ia hanya melakukan pekerjaannya. Tapi di samping itu, ia juga menyapa. Dan sebuah sapaan, bagi perempuan yang kekeringan dan nyaris tak bertuan seperti Endah, mungkin adalah juga juga segala-galanya. Namun tentu saja, ia hanya istri dari seseorang.

Istri Orang adalah kisah mengenai seorang perempuan Kangean, sebuah kepulauan terpencil di batas laut Jawa dan Selat Makassar. Di sana, nasib membawa kemarau yang panjang baginya, untuk kemudian ditinggalkan dan diabaikan.

TRAILER


N/A

DIRECTOR


Dirmawan Hatta

Dirmawan Hatta adalah seorang pekerja film, penulis dan sutradara. Naskahnya beberapa kali menjadi nominasi untuk Piala Citra (May – 2008, Mirror Never Lies – 2011, Bulan Di Atas Kuburan – 2015). Film pertamanya diputar dalam segmen kompetitif di Busan International Film Festival 2013, Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2013, serta Deauville Asian Film Festival 2014.

Saat ini, Hatta menginisiasi program-program literasi dan penciptaan sinema bersama kelompok kerja yang didirikannya, Tumbuh Sinema Rakyat, yang berbasis di Salaman, Magelang. Kelompok tersebut bekerja di wilayah-wilayah terpencil di seluruh pelosok Nusantara seperti Sigi (Sulawesi Tengah), Sumba (Nusa Tenggara Timur), Kulon Progo (Jawa Tengah), Lembata (Nusa Tenggara Timur), dan Kangean (Jawa Timur). Istri Orang adalah salah satu sinema hasil lokakarya penciptaan yang disebut dengan Workshop Sinema Rakyat tersebut.

Seorang pekerja film, penulis dan sutradara. Naskahnya beberapa kali menjadi nominee untuk Piala Citra (May – 2008, Mirror Never Lies – 2011, Bulan Di Atas Kuburan – 2015). Film pertamanya diputar dalam seksi kompetisi di Busan International Film Festival 2013, Jogja Netpac Asian Film Festival 2013, serta Deauville Asian Film Festival 2014.

Saat ini, Hatta menginisiasi program-program literasi dan penciptaan sinema bersama kelompok kerja yang didirikannya, Tumbuh Sinema Rakyat, yang berbasis di Salaman, Magelang, dan bekerja di wilayah-wilayah terpencil di seluruh pelosok Nusantara seperti Sigi (Sulawesi Tengah), Sumba (Nusa Tenggara Timur), Kulon Progo (Jawa Tengah), Lembata (Nusa Tenggara Timur) dan Kangean (Jawa Timur). Istri Orang adalah salah satu sinema hasil lokakarya penciptaan yang disebut dengan Workshop Sinema Rakyat tersebut.

Contact: 

Dirmawan Hatta

Dirmawan.hatta@gmail.com