Oh Brother Octopus

Florian Kunert/27 minutes/2017/Indonesia, Germany/Hybrid

SHOWTIMES:

Saturday, December 2, 2017 | 16:00 | CGV CINEMAS J-WALK

Tuesday, December 5, 2017 | 16:00 | SOCIETET TBY

Synopsis

The sea nomads of Indonesia believe that with every newborn there is a twin brother in the form of an octopus. Rituals are carried out to appease the brother in the water and prevent misfortunes. When dishonor occurs, Jakarta is portrayed as the apocalyptic revenge of the brother octopus.

 

Suku nomaden di lautan Indonesia percaya bahwa setiap bayi yang baru lahir mempunyai seorang saudara kembar berupa gurita. Sebuah ritual dilakukan untuk menenangkan saudaranya di air dan mencegah kesialan. Ketika hal-hal buruk terjadi, Jakarta digambarkan sebagai perwujudan pembalasan dendam yang sangat mengerikan dari saudara gurita itu.

Trailer

Director

Florian Kunert

Florian Kunert

Director

Florian Kunert is a German filmmaker. After his degree in audiovisual media in 2010 he trained six locals from the Khayelitsha township in South Africa in documentary filmmaking and directed the 360° video installation Shack Theatre. In 2012 he studied documentary directing at the EICTV in Cuba and founded his film production company Highway Spirit. Florian lived for one year in Indonesia, researching and shooting his latest documentary Oh Brother Octopus. At the moment he is taking part in the postgraduate program of the Academy of Media Arts in Cologne.

 

Florian Kunert adalah seorang sineas yang berasal dari Jerman. Setelah lulus dari jurusan Media Audiovisual pada tahun 2010, dia melatih enam penduduk lokal dari kota Khayelitsha di Afrika Selatan dalam sebuah pelatihan pembuatan film dokumenter dan menyutradarai instalasi video 360° berjudul Shack Theatre. Pada tahun 2012, dia mempelajari penyutradaraan film dokementer di EICTV di Kuba dan mendirikan rumah produksi filmnya yang bernama Highway Spirit. Florian tinggal selama satu tahun di Indonesia, meneliti dan mengambil gambar film dokumenter terbarunya, Oh Brother Octopus. Saat ini dia sedang menempuh program pascasarjana/S2 di the Academy of Media Arts di Cologne.