Marlina the Murderer in Four Acts

Mouly Surya/95 minutes/2017/Indonesia/Fiction

SHOWTIMES:

ASIAN FEATURE

Monday, December 4, 2017 | 13:00 |EMPIRE XXI

ASIAN FEATURE

Thursday, December 7, 2017 | 10:00 | CGV CINEMAS J-WALK

Synopsis

The young widow Marlina is robbed of her cows and raped in her own home—in front of the mummified body of her dead husband. This is the lead-up to Marlina the Murderer in Four Acts, an exquisitely patient and visually stunning rape/revenge movie inspired in equal parts by Quentin Tarantino’s Kill Bill, Alejandro Jodorowsky’s magical realism, and Indonesian folk tales. The result is an Indonesian equivalent to the spaghetti western—a delightfully strange and superbly satisfying film which uses classic genre tropes to approach real-world problems.

Janda muda Marlina dirampok sapi-sapinya dan diperkosa di rumahnya—tepat di depan jenazah suaminya yang diawetkan. Kisah inilah yang memulai Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak (Marlina the Murderer in Four Acts), sebuah film tentang balas dendam pemerkosaan dengan tempo yang sabar dan visual menawan yang terinspirasi dari Kill Bill besutan sutradara Quentin Tarantino, realisme magis Alejandro Jodorowsky, dan cerita rakyat Indonesia. Hasilnya, lahir sebuah film spaghetti western (film Barat produksi sutradara dan produser dari Italia, yang marak di tahun 1960-1970) versi Indonesia—sebuah film yang aneh namun menyenangkan dan luar biasa, yang mendekati persoalan dunia nyata dengan metafora genre klasik.

Trailer

Director

Mouly Surya

Mouly Surya

Director

Mouly Surya was born in Jakarta, Indonesia. She holds a BA in media from Swinburne University and an MA in film from Bond University in Queensland. Her directorial credits include the features Fiksi (2008) and What They Don’t Talk About When They Talk About Love (2013). Marlina the Murderer in Four Acts (2017) is her latest film.

__________________________________________________________

Lahir di Jakarta, Indonesia, Mouly Surya memperoleh gelar sarjana di bidang media dari Swinburne University dan gelar master di bidang film dari Bond University, Queensland. Ia telah menyutradarai film panjang Fiksi (2008) dan What They Don’t Talk About When They Talk About Love (2013). Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak (2017) adalah film terbarunya.

 

Contact: